by

10 Destinasi Wisata di Kulon Progo Dapat Bantuan Program Padat Karya

PROGONEWS.COM, KULON PROGO – Sedikitnya 10 destinasi wisata yang memiliki gerakan inovasi akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo melalui Dinas Pariwisata.

Puluhan destinasi wisata yang akan mendapat bantuan dari pemerintah ini bisa yang dikelola pemerintah maupun masyarakat setempat. 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan bantuan yang disalurkan ini bukan berupa uang tunai namun semacam program padat karya

“Jadi kegiatan yang memberikan hasil kepada pengelola destinasi wisata. Seperti di Gunung Kuniran yang melakukan pembenahan terhadap destinasinya kemudian Ekowisata Sungai Mudal yang membenahi beberapa spot-spot mumpung saat PPKM,” terangnya saat ditemui usai penyaluran bantuan di Gunung Kuniran, Sabtu (14/8/2021). 

Adapun program padat karya ini bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais) DIY senilai Rp 200 juta.

Dana tersebut akan disalurkan bagi 10 destinasi, dengan jumlah Rp 20 juta untuk masing-masing destinasi wisata. 

“Sehingga tidak semua destinasi wisata mendapatkan. Prosesnya melalui proposal diprioritaskan kepada pengelola wisata yang benar-benar ada gerakan,” ucapnya. 

Joko melanjutkan program ini dimulai melalui gerakan Sambanggo yang diharapkan juga dapat memotivasi para pelaku wisata yang membutuhkan aksi nyata dalam kondisi pandemi saat ini. 

Seperti bersih-bersih destinasi wisata, penyemprotan desinfektan dan pemberian modal untuk kegiatan promosi wisata melalui konten tayangan. 

Sementara Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bagian dari upaya pemkab setempat dalam menyikapi kondisi pandemi Covid-19 saat ini. 

Ditambah adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 yang cukup memberikan dampak bagi para pelaku wisata. 

“Sehingga nantinya kegiatan yang dilakukan selama pandemi Covid-19 ini, destinasi-destinasi wisata di Kulon Progo tetap terpelihara dengan baik. Seandainya PPKM dicabut, kondisinya sudah tertata baik dan bersih bila destinasi wisata dibuka kembali,” tuturnya. 

Meski kata Sutedjo, besaran bantuan yang diberikan belum sebanding namun setidaknya dapat meringankan beban pengelola wisata saat ini.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Hari Susmayanti

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed