by

Covid Varian Delta Masuk Wilayah DIY, Kenali Gejala dan Bahayanya

Danurejan, peogonews.com-Covid yang melanda wilayah DIY bukan Covid varian biasa lagi, namun Covid varian Delta. Pemda DIY menyatakan varian virus Covid Delta masuk ke wilayah DIY pertama kali diketahui memalui specimen yang diambil pada awal Juni 2021.

Karena specimen yang positif Covid itu berbeda dengan varian biasanya, maka dilakukan pemeriksaan yang mendalam dan berlapis. Akhirnya baru diketahui hasilnya beberapa hari lalu jika specimen tersebut merupakan Covid varian Delta.

Menindaklanjuti temuan baru tersebut, Gubernur menyatakan akan melakukan pembahasan terkait hal tersebut dengan jajarannya dulu mengenai teknis penyekatan, pembatasan dan upaya penanggulanggannya. 

Sebagai informasi, Covid varian delta merupakan virus Covid yang lebih berbahaya daripada yang biasa. Menurut hasil penelitian, varian Delta lebih mudah menular daripada biasanya. 90 persen lebih mudah menular, waktu penularannya pun hajya dalam waktu beberapa detik.

Berdasarkan penelitian dan rangkuman data secara global, Covid varian Delta pertama kali ditemukan di India, dan dalam waktu kurang dari 6 bulan, sudah menyebar ke 74 negara, termasuk Indonesia.

Covid varian baru ini lebih mudah mempengaruhi atau menginfeksi seseorang yang pebih muda. Berusia dibawah 50 tahun dan bagi anak-anak, menunjukkan 2,5 kali pebih mungkin untuk menginveksi.

Gejala utama dari infeksi Covid varian Delta berbeda dengan yang dialami saat infeksi Covid biasanya.

Gejala Covid varian Delta seperti flu biasa yang demam, pilek, dan sakit tenggorokan.

Kesamaan gejala Covid varian Delta yang sama seperti flu biasa ini yang menyebabkan masyarakat terlena akan bahasa Covid varian Delta.

Sementara Covid varian Delta memiliki kekuatan yang lebih mematikan daripada Covid biasanya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed